Jumat, 21 Agustus 2009

Pantun Ramadhan

Pucuk Selasih Bertunas Menjulang
Dahan Yang Patah Tolong Dibetulkan
Bulan Ramadhan Kembali Menjelang
Kesalahan Dan Kehilafan Tolong Dimaafkan

Tanam Di Kebun Si Buah Kelapa
Tanam Juga Pohon Rambutan
Bulan Ramadan Sudah Tiba
Bersihkan Hati, Saling Bermaafan

Sungguh Indah Sinar Rembulan
Memancar Lurus Dikejauhan
PadaMu Tuhan Kami Mohonkan Ampunan
Beri Kami Kesempatan Dalam Ramadan


Di sini bingung
Di sana bingung
Bila hidup tanpa pedoman
Bulan Ramadhan kita jadikan
tempat diri perteguh iman
tak lupa salahku mohon dimaafkan

Dari dulu ingin minta maaf padamu
Tapi diriku terlalu malu
Hari ini keberanikan diri memintamu
menjelang puasa kau berikan maafmu

Antara surga dan neraka
Antara pahala dan dosa
Antara bahagia dan gelisah
Pilih yang pertama agar bahagia
Tak lupa puasa kala Ramadhan tiba
Maafkan segala dosaku sebelum puasa

Kalau maaf itu hujan
Aku adalah padi yang kekeringan
Kalau maafmu boleh kuminta
Curahkan padaku di bulan puasa

Takut dihina telah mencegahku
Memohon maaf atas kesalahanku
Bulan puasa yang penuh rahmat
mendorongku padamu meminta maaf

Andai masih takut kehujanan
Juga takut panasnya siang
Mengapa tidak takut balasan
bila puasa sengaja diabaikan

Siang diisi kebaikan
Malam belajar Alquran
Ramadhan jadi penerang
Hati yang mulai remang-remang

Biopori baiknya diisi
daun-daun dan sisa makanan
agar penghuninya rajin buat terowongan
cepat menyerap air di kala hujan
Ramadhan baiknya diisi
dengan berbuat kebajikan
agar hati kita semakin terang
semakin dekat pada Tuhan

Jus sawo lezat tiada kira
apalagi diminum di hari panas
Ramadhan mari kita berpuasa
karena api neraka dijamin panas

Masuk universitas harus berkorban
rela belajar tinggalkan dolan
Ingin surga harus berkorban
lapar dahaga di siang Ramadhan

Dara kucir terbang tinggi
Dara balap terbang kencang
Ramadhan datang sebentar lagi
Segala salahku mohon dimaafkan

Terwelu itu kelinci
Marmot itu suka berlari
Ramadhan saat instropeksi diri
Sgala ksalahanku mohon diampuni

Kalau merasa pintar sendiri
tak mau dengar nasehat kanan kiri
Ramadhan saatnya menilai diri
Jangan merasa diri teramat tinggi

Parkir motor merasa was-was
Tak ada penjaga takut kecurian
Tidak puasa merasa was-was
masuk neraka didera siksaan

Makan yoghurt cisangkuy
Datang kesana setiap minggu
Andaikan aku pernah menyakiti
Bulan puasa kumohon kerelaanmu

Kalau hidup tanpa tujuan,
kalau nafsu jadi pedoman,
umur habis dalam pencarian,
kebahagiaan menjauh dari pandangan.
Puasa saatnya benahi tujuan,
untuk mengabdi pada Tuhan,
agar diri diliputi kebahagiaan,
hidup bermakna bagi sesama ciptaan

Cobaan perlu Ketabahan
Keputusan perlu Keberanian
Puasa melatih Kesabaran
Segala salahku mohon dimaafkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts